BAB IV
ARTICLES (KATA SANDANG)
INDEFINITE ARTICLES A & AN
1. Untuk menyatakan sesuatu yang tidak khusus (belum pasti)
- I see a boy on the street
- I see a girl in the church
2. Untuk menyatakanh benda tunggal (singular noun)
- I have a book
3. Digunakan sebelum kata-kata “hundred” dan “thousand”
- A hundred years ago
- A thousand years ago
4. Digunakan dalam frasa idiom
- To be in a hurry
- To have a headache
- To have a bath
- To be at an end
- It is a pity
DEFINITE ARTCLES THE
1. Telah disebutkan sebelumnya
- I see a boy on the street
2. Untuk menyatakan satu-satunya benda
- The sun is shining
- The moon is high
- The president is coming
3. Diikuti dengan of (kepunyaan)
- The coast of Sumatra
- The suffering of the South African minorities
4. Untuk menyatakan benda jamak (plural nouns)
- The boys are playing
- The doors are open
5. Superlative degree (derajat paling tertinggi)
- The highest mountain
- The most beautiful girl
6. Untuk proper nouns , ditulis dengan huruf besar
- The Indonesians
- The Japan
7. Setelah kata-kata
- All ——— All the nation
- Half ——– Half the year
- Double —- Double the sum
- Both ——- Both the parent
Maria Wikantari, MBA 2
ARTICLE TIDAK DIGUNAKAN UNTUK
1. Sebelum individual names
- I like Nadia
- I met Dewi yesterday
2. Sebelum/sesudah possessive prounouns
- This is his bag
- It is your money
3. Sesuatu yang umum
- Boys are usually naughty
- Boys will be boys
- Water is rare in North Jakarta
4. Nama bahan
- This shoes are made of leather
- This lamp is mad of paper
- Butter is made from milk
5. Numerals (kata bilangan)
- Some —– Some books
- Many, much, several, lots of
6. Names of public institutions (Church, School, Mosque, Hospital)
- I go to church (BERDOA)
- I go to the church (GEDUNG YANG DITUJU)
EXERCISE:
1. I bougt _____ new hat yesterday. It has _____ white brim and _____ brown band.
2. Anna is _____ youngest daughter in her family.
3. There are _____ several books on the table.
4. ____ honesty is the best policy.
5. ____ beef is a kind of ____ meat.
6. ____ beef we had for dinner last night was excellent.
7. Tommy wants to be ____ engineer when he grows up.
8. I pay ____ attention to the remark.
9. My friend lives in ____ Surabaya.
10. For ____ time being, I prefer not to buy ____ car.
BAB IV Articles
•January 13, 2012 • Leave a CommentBAB 1 WORD ORDER
•January 13, 2012 • Leave a CommentMaria Wikantari, MBA 1
BAB I
WORD ORDER (SUSUNAN KATA)
Kesulitan dalam Word Order antara lain:
1. Posisi Adverb
2. Posisi Adjective
3. Posisi Article
4. Posisi Preposition
1. ADVERB (KATA KETERANGAN)
Posisi yang benar:
- Di depan kata kerja
- Pada akhir anak kalimat
- Pada permulaan anak kalimat
Contoh:
- He suddenly lifted his hand
- He lifted his hand suddenly
- Suddenly he lifted his hand
- I never understand his word (selalu di depan kata kerja)
- I bought a new car yesterday
2. ADJECTIVE (KATA SIFAT)
Posisi yang benar:
- Di depan kata benda (untuk menerangkan subyek)
- Pada akhir kata kerja (untuk menerangkan kata kerja )
Contoh:
- He is a nice teacher
- She is nice
- John runs fast
3. ARTICLE (KATA SANDANG)
Posisi yang benar:
- Di depan kata sifat
Contoh:
- He is a nice teacher
- A quite nice day
4. PREPOSITION (KATA DEPAN)
Posisi yang benar:
- Pada akhir anak kalimat
- Setelah obyek
Contoh:
- John is interesting to talk to
- Who do you go with?
- Give it to me
Matematika oh Matematika Ekonomi kelas YD Ekstensi
•January 3, 2012 • Leave a CommentFUNGSI LINEAR
Fungsi linear adalah fungsi dengan pangkat tertinggi variabelnya adalah pangkat satu.
Disebut juga sebagai persamaan linear atau persamaan garis lurus.
Bentuk umum persamaan linear: y = a + bx
Membentuk Persamaan Linear
Titik koordinat
Persamaan garis lurus dibentuk oleh 2 titik koordinat A(x1, y1) dan B(x2,y2)
Rumus:
(y-y_1)/(y_2-y_1 )=(x-x_1)/(x_2-x_1 )
Titik koordinat – gradient
Persamaan garis lurus dibentuk oleh sebuah titik A(x1, y1) dan lereng garisnya (gradient) adalah b.
Rumus:
y-y_1=b(x-x_1)
Mencari akar-akar persamaan
Metode Substitusi
Menyelesaikan terlebih dahulu sebuah persamaan untuk salah satu variable dan kemudian mensubstitusikannya ke dalam persamaan lain
Metode Eliminasi
Mencari akar persamaan dengan menghilangkan sementara salah satu variabelnya.
Metode Determinan
Mencari akar-akar persamaan menggunakan matriks
Determinan derajat 2
Diketahui 2 persamaan:
ax+by=c
dx+ey=f
Penyelesaian untuk x dan y:
x= D_x/D=|■(k&b&c@l&e&f@m&h&i)||■(k&b&c@l&e&f@m&h&i)|/|■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)||■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)| =(kei+bfm+clh-cem-bli-kfh)/(aei+bfg+cdh-ceg-bdi-afh)
y= D_y/D=|■(a&k&c@d&l&f@g&m&i)||■(a&k&c@d&l&f@g&m&i)|/|■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)||■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)| =(ali+kfg+cdm-clg-kdi-afm)/(aei+bfg+cdh-ceg-bdi-afh)
z= D_z/D=|■(a&b&k@d&e&l@g&h&m)||■(a&b&k@d&e&l@g&h&m)|/|■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)||■(a&b&c@d&e&f@g&h&i)| =(aem+blg+kdh-keg-bdm-alh)/(aei+bfg+cdh-ceg-bdi-afh)
Latihan Soal
1. Bentuklah persamaan linear yang garisnya melalui data-data berikut:
A(-1,4) dan B(1,0) b. A(-1,3) dan gradient sebesar 5
2. Diketahui persamaan: y = 2 + 2x dan y = 10 – 2x. Tentukan nilai x dan y menggunakan
Substitusi
Eliminasi
3. Hitunglah nilai x, y dan z dengan cara determinasi bila diketahui persamaan:
x + y + z = 3
5x – 9y – 2z = 8
3x + 5y – 3z = 45
Catatan: Dikumpulkan.
Bahasa Inggris Paket YD
•December 28, 2011 • Leave a CommentMateri Paket 2
Bahasa Inggris
Dosen Maria Wikantari, MBA
kelas YD-4
1. Word Order: simple statements, comlex statement.
2. The Tenses: simple present, present countinuous, simple past, future simple.
3. Articles: Indefinite Articles, Definite Articles.
4. Adjectives: The comparison of adjectives.
5. Preposition: Preposition of time, Preposition Indicating direction, preposition Describing people & Possessions.
6. Passive Voice: negative, Positive, Introgative Passive.
7. Direct & Indirect Speech: Direct statement, Indirect Statement.
8. Conditional Sentence: Type 1,2,3.
9. Modal: Will/shall, can, may.
10. Possessive: Possessive Adjective, possessive Pronouns.
11. Gerund: Verb+Gerund; Preposition + Gerund.
12. Infinitive: verb+infinitive; it+Infinitive
13. Auxiliary Verb: Is, am, are, was, were
14. Conjunction: after, before, when, still, as soon as, and, But, or.
yuuukkk, mareee!
•July 30, 2011 • Leave a CommentDear, Maya….
Hari ini gue seneng banget…dia mau Puasa pertama ngeliat gue?
Lebay.com menurut gue…tapi, seneng siih… kalo lu baca pasti besar kepala….
“Hari ini aku ada disini, bisa kita ketemu?” katanya via sms.
“maaf hari ini ada geethring bareng teman2 kampus, kalau mau ketemu paling hanya untuk nganterin aja?! kalau mau bisa. kalau tidak, gue berangkat sendiri.” balasan gue, lagi via sms.
“baik, tunggu di depan Swalayan aku jemput kamu sekarang” balasnya lagi sambil menelephone.
disepanjang jalan, hanya dia yang bicara “kamu tahu? sekarang, besok dan lusa aku ada di sini untuk mengurusi dokument dan beberapa keperluan salah satunya bertemu kamu. dan ingin mengetahui keadaan mu sekarang…semoga kau sehat, dijiwa dan hatimu. ohya, makasih yah kamu mau mengenakan cincin itu..Aku terharu.”ucapnya terus sepanjang jalan.
setelah sampai, gue hanya berpamitan dan sebelum itu dia bilang “besok, puasa pertama kita bisa buka bareng? kalau bisa, aku jemput kamu ditempat kerja kamu, kalau tidak, aku akan ada di Stasiun. dan menunggu Adzan disana bersama mu, mau?” tanyanya lagi.
“baik, kita bisa ketemu tapi, tidak bisa buka bareng. karena hari pertama gue mau bersama keluarga. gppkan? jemput gue di tempat biasa. pukul 4 sore.jangan telat, kalau telat mungkin gue naik kendaraan umum.thanks” balasanku lagi dan berlalu.
jujur siih…gue seneng banget dia mau menyempatkan waktunya untuk gue…thanks banget…
tapi, gue belum bisa memberi harapan apapun dan janji apapun untuk mu…
“berani berharap berarti berani hampa”
ehm :-(
•July 21, 2011 • Leave a CommentRasanya hancur..
ini adalah hari dimana usia gue akan bertambah….
gue sedih, senang, ataupun gembira gue bingung….
btw, gue akan cerita seorang yang kini ada di kehidupan gue. awalnya gue balikan lagi sama mantan pacar gue, kita mulai dekat lagi.
dan gue bilang sama dia bahwa gue mulai care dan menyukai dia lagi…
at least hubungan kita sudah dimulai lagi…
singkat cerita gue jadian lagi waktu tahun baru, dan kita have fun dengan hubungan kita yang baru…yang berjanji akan setia,
akan selalu menjaga comunitation buat kita, supaya gak ada curiga…tapi, memang dia belum punya pekerjaan, dan gue mnuntut dia untuk
bekerja, supaya gue gak ngebanding2in dia sama cowok yang pede kate ma gue. gue sudah sabar….tapi, cowok gue selalu berfikir belum
ada yang cocok.. gue bilang “kapan ada yang cocok kalo kamu gak mau coba?!” balas gue sebenernya cuma bikin dia ngerti.
ternyata salah pengertian dimata dia. gue deket sama seseorang yang jauh lebih mapan, jauh lebih tinggi tingkat sosial, pendidikan, dan kepribadiannya
dan ternyata dia semangkin marah sama gue.
gue cewek, gue gak matre… gue tau gue yang udah kerja. tapi, setidaknya gue pengen cowok gue ngajak gue nonton, ngajak shopping, atau hang out. kaya waktu
kita pergi aja gue gak enak kalo gue yang harus bayar terus, makanya gue kasih uangnnya ke dia. maksud gue supaya dia bisa ngerti gue sangat menghormati dia.
sangat menghargai dia. tapi, sedikit pun dia gak ngerti perlakuan gue kaya gitu supaya dia sadar…
gue sayang sama dia. sampe suatu hari kakak gue minta double date, jujur gue malu.. kalo mesti ngajak dia. bukan gue gak mau kasih tau soal cowok gue, tapi yang
ada dia akan kena dampratan, ejekan, dan maki2an dari kakak gue dan cowoknya. akhirnya gue putusin buat ngajak cowok yang mapan itu. Cowok mapan itu yang high class
semuanya memberikan semua yang terbaik, dari waktu kita pergi sedikit pun gue gak malu soal biaya, soal bicara, karena dia dewasa, dan selalu nyambung kalau kita
bicara apapun karena wawasannya luas banget…
walau status masih sama cowok gue, dan kita udah gak ada communication yang baik, dan endingnya cowok gue mutusin gue via sms yang mungkin ini adalah koreksian dari
gue yang minta dia lebih punya sikap, dan GENTLE. tetap buat gue dia belum punya sikap yang tegas sama sekali, terlalu mengikuti ambisi dan apa yang dilihatnya benar.
tanpa memikirkan baik, buruknya, dan semuanya.
singkat cerita setelah putus, gue jujur merasa kehilangan, tapi semua itu gue tibas dengan aktivitas gue yang cukup padat dan mulai melupakan dia.
waktu gue sakit dan sampai di Opname entah yang gue harapkan dia. dan di hari gue sudah mulai membaik gue mikirin mantan gue itu dan gue datengin dia, walau dalam
kodisi yang masih kurang vit. tapi, setelah gue liat dan bertemu dia, perasaan itu hilang.
walau gue kangennnn banget, tapi hati gue gak ngerasa apapun hingga gue sendiri bingung. sampai disuatu ketika gue memberikan kesempatan untuk dia, dia tidak melakukannya
dengan baik.
semangkin dia menjadi, dan rasa ilfil itu muncul. gue jadi gak betah berlama2 ketemuan sama dia. sedetik pun bagaikan setaun.entah dia grogi atau apa?
semua barang2 gue dirusak, dan rasa ilfil itu bener2 tidak bisa ditolerir. so, mungkin itu yang membuat hati gue beku.
saat cowok mapan itu deket sama gue feeling gue udah negative aja sama dia (mungkin dia bisa baik sama gue cuma waktu kita pede kate aja, dan nanti akan ketauan
sifat aslinya, hingga sekarang gue menutup diri.)
walau cowok yang mapan ini selalu gue cuekin, selama 3 tahun ini dia buktiin dengan sifatnya yang sedikit pun berubah.
hingga di hari ulang tahun gue dia kasih gue cincin emas putih berbingkai hati, dan berkata “Entah apa yang kamu rasakan saat ini, kemarin dan nanti. Aku hanya ingin kamu tahu
disini, di hati ini dan didiri ini hanya ingin satu, kau menjadi yang halal bagiku, bagi kita. Happy Birthday, Sayang!” sambil memberikan kotak cincin buat gue.
gue cuma diam, gak bisa bilang apa2, dan hanya menerima.status kita memang belum ada ikatan apapun dengannya. tapi, semenjak malam itu, semenjak cincin itu.
membuktikan apa yang ada dihatinya, membuktikan apa yang dirasanya.
“maaf, gue mamang bodoh, untuk bilang ia, atau tidak sekarang. karena jujur rasa kepercayaan gue terhadap lawan jenis gue belum ada. gue lagi menikmati masa gue sekarang.
sekarang gue lagi sibuk kerja dan kuliah aja. kalau pun kita jodoh, gue bisa jadi yang halal buat lu dan sebaliknya.” balasan senyuman itu yang gue pikir akan mengakhiri pertemuan kita
dan gue mengembalikan lagi kotak cincin itu.
“ini bukan lamaran,kok. cincin ini dihadiahkan untuk hari ulang tahun kamu, dan Aku akan ada di DiLombok dalam waktu yang lama, mungkin 2-4 tahun disana. saat ini Aku sedang pulang,
dan senin besok aku akan kembali.mohon diterima. ia, aku memang tidak mengerti wanita, kalau pun bisa kalau kamu mamang hilang rasa kepercayaan kamu terhadap lawan jenis
dan kamu sedang sibuk dengan kerjaan kamu dan kuliah kamu, baiklah. semoga sampai aku kembali keadaan kamu akan masih sama. dan aku kan mencoba memberikan rasa kepercayaan itu tumbuh,
itu lebih baik buat ku, dan tidak kah itu baik untuk ku? waktu mu kan kau habiskan untuk 2 hal itu. dan Allah akan menjaga mu dengan baik.”
rasanya senang, gembira dan entah….apakah dia mau mengunggu ku sampai aku berubah? sampai aku bisa menyukainya? sampai kapan dia akan sanggup menunggu ku?
apakah saat dia kembali aku bisa kembali juga, atau ada orang lain nantinya. 2-4 tahun bukan waktu yang sebentar, semua masih banyak kemungkinan. dia menyerahkannya
pada nasib, dan aku juga….
“Jangan berjanji dengan apa yang belum bisa kau tepati”
Orang Miskin itu “KALIAN”
•April 1, 2011 • Leave a CommentOrang MIskin hanya menjadi penonton
orang miskin selalu menjadi Benalu
Orang Miskin hanya dianggap rendah
orang MIskin tidak punya nilai
orang Miskin hanya terus menjadi babu
orang miskin hanya terus menjadi sampah walau sebenarnya dia adalah tuan rumah.
orang miskin selalu tertindas
Orang miskin selalu
orang miskin melulu
yang menjadi cetak buram manusia..
kapan orang miskin itu bisa bangkit kalau semua kesempatan di renggut.
kapan hak orang miskin itu bisa dinikmatinya
orang miskin itu simbol kebodohan
orang miskin itu simbol kepemalasan
orang miskin itu simbol bayangan yang busuk
orang miskin itu hama bagi penguasa
orang miskin itu dia anggap ada, hanya jadi tombak pengisi suara
orang miskin itu?
sebenarnya adalah KALIAN…..
Perampok, pendzalim, dan Pencinta Dunia….
Ya Allah Kau turunkan AlQur’an sebagai pedoman hidup ku..
kau tawarkan Surga dan Neraka untuk ku…
ku nikmati Dunia Mu secara percuma..
Kau hanya Meminta aku untuk beribadah kepada Mu
tapi, aku Mengingkarinya secara sengaja…
Kau tegur aku dengan bencana2 yang terjadi..
Kau tegur aku dengan Bunga Tidur ku..
tapi, rasa sayang Mu tetep berlimpah…
Kau beri aku waktu untuk hidup..
menghirup udara…
melihat alam yang indah….
Ya Allah,
dengan mudah Kau beri aku kesempatan untuk menikmati Surga..
hanya dengan Beribadah dengan Mu
berbakti kepada Kedua orang tua ku..
dan syetan dengan susah payah memberi ku Neraka..
dengan pendzaliman, menikmati Surga Dunia katanya
Mereka tidak ingat Ya Allah…
Kau berikan Hamba-hamba Mu berlimpah ruah ilmu yang mudah di mengerti…
rasa syukur ku ku haturkan
Allah hu Akbar..
Allah hu Akbar..
AISYAH Binti ABU BAKAR r.a
•February 14, 2011 • Leave a CommentRasulullah SAW membuka lembaran kehidupan rumah tangganya dengan Aisyah r.a yang telah banyak dikenal. Ketika wahyu datang pada Rasulullah SAW, Jibril membawa kabar bahwa Aisyah adalah istrinya didunia dan diakhirat, sebagaimana diterangkan didalam hadits riwayat Tirmidzi dari Aisyah r.a, ” Jibril datang membawa gambarnya pada sepotong sutra hijau kepada Nabi SAW, lalu berkata.’ Ini adalah istrimu didunia dan di akhirat.” Dialah yang menjadi sebab atas turunnya firman Allah SWT yang menerangkan kesuciannya dan membebaskannya dari fitnah orang-orang munafik.
Aisyah dilahirkan empat tahun sesudah Nabi SAW diutus menjadi Rasul. Semasa kecil dia bermain-main dengan lincah, dan ketika dinikahi Rasulullah SAW usianya belum genap sepuluh tahun. Dalam sebagian besar riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW membiarkannya bermain-main dengan teman-temannya.
Dua tahun setelah wafatnya Khadijah r.a datang wahyu kepada Nabi SAW untuk menikahi Aisyah r.a. Setelah itu Nabi SAW berkata kepada Aisyah, ” Aku melihatmu dalam tidurku tiga malam berturut-turut. Malaikat mendatangiku dengan membawa gambarmu pada selembar sutra seraya berkata,’ Ini adalah istrimu.’ Ketika aku membuka tabirnya, tampaklah wajahmu. Kemudian aku berkata kepadanya,’ Jika ini benar dari Allah SWT , niscaya akan terlaksana.”
Mendengar kabar itu, Abu Bakar dan istrinya sangat senang, terlebih lagi ketika Rasulullah SAW setuju menikahi putri mereka, Aisyah. Beliau mendatangi rumah mereka dan berlangsunglah pertunangan yang penuh berkah itu. Setelah pertunangan itu, Rasulullah SAW hijrah ke Madinah bersama para sahabat, sementara istri-istri beliau ditinggalkan di Makkah. Setelah beliau menetap di Madinah, beliau mengutus orang untuk menjemput mereka, termasuk didalamnya Aisyah r.a.
Dengan izin Allah SWT menikahlah Aisyah dengan mas kawin 500 dirham. Aisyah tinggal dikamar yang berdampingan dengan masjid Nabawi. Dikamar itulah wahyu banyak turun, sehingga kamar itu disebut juga sebagai tempat turunnya wahyu. Dihati Rasulullah SAW, kedudukan Aisyah sangat istimewa, dan tidak dialami oleh istri-istri beliau yang lain. Didalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik dikatakan, ” Cinta pertama yang terjadi didalam Islam adalah cintanya Rasulullah SAW kepada Aisyah r.a.”
Didalam riwayat Tirmidzi dikisahkan “Bahwa ada seseorang yang menghina Aisyah dihadapan Ammar bin Yasir sehingga Ammar berseru kepadanya,’ Sungguh celaka kamu. Kamu telah menyakiti istri kecintaan Rasulullah SAW.” Sekalipun perasaan cemburu istri-istri Rasulullah SAW terhadap Aisyah sangat besar, mereka tetap menghargai kedudukan Aisyah yang sangat terhormat. Bahkan ketika Aisyah wafat, Ummu Salamah berkata, ‘Demi Allah SWT, dia adalah manusia yang paling beliau cintai selain ayahnya (Abu Bakar)’.
Di antara istri-istri Rasulullah SAW, Saudah bin Zum`ah sangat memahami keutamaan-keutamaan Aisyah, sehingga dia merelakan seluruh malam bagiannya untuk Aisyah.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Aisyah sangat memperhatikan sesuatu yang menjadikan Rasulullah SAW rela. Dia menjaga agar jangan sampai beliau menemukan sesuatu yang tidak menyenangkan darinya. Karena itu, salah satunya, dia senantiasa mengenakan pakaian yang bagus dan selalu berhias untuk Rasulullah SAW. Menjelang wafat, Rasulullah SAW meminta izin kepada istri-istrinya untuk beristirahat dirumah Aisyah selama sakitnya hingga wafat. Dalam hal ini Aisyah berkata, “Merupakan kenikmatan bagiku karena Rasulullah SAW wafat dipangkuanku.“
Bagi Aisyah, menetapnya Rasulullah SAW selama sakit dikamarnya merupakan kehormatan yang sangat besar karena dia dapat merawat beliau hingga akhir hayat. Rasulullah SAW dikuburkan dikamar Aisyah, tepat ditempat beliau meninggal. Sementara itu, dalam tidurnya, Aisyah melihat tiga buah bulan jatuh ke kamarnya. Ketika dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, Abu Bakar berkata, “Jika yang engkau lihat itu benar, maka dirumahmu akan dikuburkan tiga orang yang paling mulia dimuka bumi.” Ketika Rasulullah SAW wafat, Abu Bakar berkata, “Beliau adalah orang yang paling mulia diantara ketiga bulanmu.” Ternyata Abu Bakar dan Umar dikubur dirumah Aisyah.
Setelah Rasulullah SAW wafat, Aisyah senantiasa dihadapkan pada cobaan yang sangat berat, namun dia menghadapinya dengan hati yang sabar, penuh kerelaan terhadap taqdir Allah SWT dan selalu berdiam diri didalam rumah semata-mata untuk taat kepada Allah SWT.
Rumah Aisyah senantiasa dikunjungi orang-orang dari segala penjuru untuk menimba ilmu atau untuk berziarah kemakam Nabi SAW. Ketika istri-istri Nabi SAW hendak mengutus Ustman menghadap khalifah Abu Bakar untuk menanyakan harta warisan Nabi SAW yang merupakan bagian mereka, Aisyah justru berkata, “Bukankah Rasulullah SAW telah berkata, ‘Kami para nabi tidak meninggalkan harta warisan. Apa yang kami tinggalkan itu adalah sedekah.“
Dalam penetapan hukum pun, Aisyah kerap langsung menemui wanita-wanita yang melanggar syariat Islam. Didalam Thabaqat, Ibnu Saad mengatakan bahwa Hafshah binti Abdirrahman menemui Ummul Mukminin Aisyah r.a. Ketika itu Hafshah mengenakan kerudung tipis. Secepat kilat Aisyah menarik kerudung tersebut dan menggantinya dengan kerudung yang tebal.
Aisyah tidak pernah mempermudah hukum kecuali jika sudah jelas dalilnya dari Al Qur`an dan Sunnah. Aisyah adalah orang yang paling dekat dengan Rasulullah SAW sehingga banyak menyaksikan turunnya wahyu kepada beliau. Aisyah pun memiliki kesempatan untuk bertanya langsung kepada Rasulullah SAW jika menemukan sesuatu yang belum dia pahami tentang suatu ayat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ia memperoleh ilmu langsung dari Rasulullah SAW. Aisyah termasuk wanita yang banyak menghapalkan hadits-hadits Nabi SAW, sehingga para ahli hadits menempatkan dia pada urutan kelima dari para penghapal hadits setelah Abu Hurairah, Ibnu Umar, Anas bin Malik dan Ibnu Abbas.
Dalam hidupnya yang penuh dengan jihad, Sayyidah Aisyah wafat pada usia 66 th, bertepatan dengan bulan Ramadhan,th ke-58 H, dan dikuburkan di Baqi`. Kehidupan Aisyah penuh dengan kemuliaan, kezuhudan, ketawadhuan, pengabdian sepenuhnya kepada Rasulullah SAW, selalu beribadah serta senantiasa melaksanakan shalat malam. Selain itu, Aisyah banyak mengeluarkan sedekah sehingga didalam rumahnya tidak akan ditemukan uang satu dirham atau satu dinar pun. Dimana sabda Rasul, “Berjaga dirilah engkau dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma.” (HR. Ahmad )
awal langkah
•February 5, 2011 • Leave a Commentkadang petualangan yang di kerjakan menjadi setitik kata yang ingin ku tebak…
menghardik warna dalam biru..
mencentangkan peluh dalam duka…
hempasan darah yang mengalir begitu saja kini terbuang dan usang..
jangan minta kita yang diajari..
tapi, bisa kah kita yang mendikte untuk lingkungan kita tentang amanat hati kita..
bilang saja “Bisa…”
jangan berpetualang pada satu alasan yang sebenarnya bukan milik mu seorang…
berani berdiri dan melangkah dengan kaki kanan mu terlebih dulu….
selalu menjaga di awal langkah bukan jaminan kamu bisa berkembang…
hapus segala raga yang pernah merangkak…
petikan syair menjadi pendamping untuk mu….
mungkin belum ada yang pas untuk hati ini untuk menuangkan kannya….aku sendiri yang ingin melabui waktuku sekarang…jangan ada kata penyesalan untuk ku sekarang…”aku bisa….”
Siti Fatimah Az-Zahra
•February 2, 2011 • Leave a Comment
Siti Fatimah Azzahra as, adalah putri bungsu kesayangan Rasulallah s.a.w. Siti Fatimah Azzahra, adalah putri teladan. Ketaatan dan kesetiaannya kepada ayah dan bundanya adalah menjadi contoh teladan yang baik sekali bagi seluruh wanita.
Siti Fatimah Azzahra telah mengorbankan seluruh hayatnya untuk kepentingan Islam dan Ummatnya. Siti Fatimah dengan setianya mendampingi suaminya Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib dalam keadaan suka dan duka. Belau telah berhasil mendidik kedua anandanya Hasan dan Husain dengan akhlak dan budiperkerti yang mulia. Siti Fatimah senantiasa berusaha membantu fakir miskin dan mereka yang sangat mengharapkan pertolongan.
Siti Fatimah Azzahra dibesarkan dalam asuhan dan didikan langsung ayahandanya yang tercinta Rasulallah s.a.w. Kasih sayang dan kecintaan Nabi s.a.w. kepada Siti Fatimah Azzahra, terutama disebabkan tingkah laku dan tabiatnya banyak mirip dengan ayahandanya.
Hidup zuhud dan tekun beribadah adalah sifat yang dimiliki Fatimah Azzahra. Beliau menghayati hubungan yang ikhlas dengan Allah s.w.t. Sifat mulia yang dimilikinya sebagaimana telah diceritakan oleh Asma binti Umais, “Pada suatu hari aku berada dirumah Siti Fatimah Azzahra.Tiba-tiba ketika itu Rasulallah s.a.w. datang ke rumah Siti Fatimah. Ketika itu Sitti Fatimah memakai seuntai kalung emas pemberian suaminya Imam Ali bin Abi Thalib k.w. Ketika Rasulullah melihat kalung itu, lalu Nabi s.a.w.bersabda, “Hai anakku apakah engkau bangga disebut orang sebagai putri Muhammad, sedangkan engkau sendiri memakai jaababirah ? “(perhiasan yang biasa dipakai oleh putri bangsawan). Ketika itu juga Siti Fatimah melepaskan kalungnya itu, dan menjualnya. Hasil dari harga kalung tersebut Siti Fatimah membeli seorang hamba dan hamba tersebut dimerdekakan. Ketika Rasulallah s.a.w mendengar berita tersebut Nabi s.a.w. amat bergembira dan mendo’akan Siti Fatimah sekeluarga.
Dalam peristiwa lainnya yang diriwayatkan oleh Thuban, ia berkata, “Ketika Rasulallah s.a.w. pulang dari suatu peperangan, seperti biasanya Nabi s.a.w. singgah ke rumah anakandanya Siti Fatimah, ketika itu Nabi s.a.w. melihat kedua-dua cucundanya memakai gelang perak. Nabi s.a.w. tidak jadi singgah, dan Nabi terus pulang kerumahnya.
Mengetahui hal tersebut Siti Fatimah menyadari bahawa Nabi tidak jadi singgah, disebabkan perhiasan yang dipakai oleh kedua-dua cucunya itu. Lalu Siti Fatimah Azzahra dengan tidak ragu-ragu lagi membuka perhiasan gelang yang dipakai oleh kedua anaknya itu dan dihancurkan sehingga berkeping-keping. Hal tersebut menyebabkan saidina Hasan dan Husain menangis, meskipun dipungut kembali kepingan gelang perak itu dan diserahkan kepada Saidina Hasan dan saidina Husain, yang ketika itu belum tahu apa-apa.
Kedua mereka sambil menangis mendatangi Kakeknya, Nabi s.a.w. Rasulullah s.a.w. mengambil kedua kepingan gelang itu dan menyuruh Thuban pergi membelikan gantinya, untuk Siti Fatimah sebuah kalung dari ashab (sejenis benang yang dipilin) dan dua gelang yang terbuat dari gading untuk cucundandanya.
Sambil Nabi s.a.w.bersabda:
” Mereka itu Ahlul Baiytku, aku tidak ingin mereka kehilangan kebajikan karena masaalah duniawi ini…!” (Riwayat Thuban diungkapkan oleh At-Thabbarry dalam kitabnya “Siratul Mustafa”.)
Siti Fatimah Azzahra meningkat dewasa bersamaan dengan pertumbuhan Islam disaat-saat menghadapi berbagai halangan dan rintangan dan disaat-saat amat genting. Siti Fatimah Azzahra dilahirkan pada hari Juma’at 20 Jumadil akhir tahun kelima sebelum Nabi s.a.w.menjadi Rasul. Ketika itu kaum Quraish sedang memperbaiki dan membangun kembali ka’bah disebabkan banyak kerusakan pada bangunan tersebut.
Siti Fatimah putri kesayangan Nabi s.a.w. mendapat gelaran Assidiqah (wanita terpercaya), Athahirah (wanita suci) al-Mubarakah (yang diberikahi Allah) dan yang paling sering disebutkan adalah Fatimah Azzahra (bunga yang mekar semerbak).
Jutaan Muslimat Ummat Nabi s.a.w. kemudian ramai yang menamakan putri mereka dengan Fatimah. Siti Fatimah Azzahra, lahir dan dibesarkan di bawah naungan wahyu Ilahi yang diterima oleh ayahandanya Muhammad s.a.w. Siti Fatimah dilahirkan dan dibesarkan ditengah keluarga suci. Siti Fatimah Azzahra menyaksikan sendiri betapa halangan dan rintangan yang telah dihadapi ayahandanya dalam memperjuangkan Islam. Pernah ketika Nabi s.a.w. dihina, dimaki hamun, malah diletakkan najis binatang ketika Nabi s.a.w. sedang sujud, menyembah Allah s.w.t., dengan tangisan kesedihan Siti Fatimah membersihkan tubuh Nabi s.a.w. dari kotoran yang taburkan oleh kaum Qurraish.






Recent Comments